Islam adalah agama langit terakhir yang diturunkan Allah Sang Pencipta alam kepada seluruh umat manusia melalui perantaraan Nabi besar Muhammad saw sebagai rahmat yang akan menyelamatkan kehidupan mereka. Sebagai agama langit terakhir yang akan membimbing umat manusia sampai akhir zaman, Islam telah memiliki dan dilengkapi dengan seperangkat ajaran sempurna yang akan mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, dari masalah-masalah yang berkaitan dengan orang perongan, keluarga, masyarakat, negara dan hubungan diantaranya. Dengan kesempurnaan ajarannya, Islam akan membimbing para pengikutnya menuju kesempurnaan dan kemenangan hidup di dunia dan akherat kelak. Ajaran-ajaran mulia Islam secara langsung ataupun tidak telah memberikan rangsangan sedemikian rupa kepada para pengikutnya dari berbagai pendekatannya yang unik agar selalu menjadi orang-orang yangterlibat dalam proses pengembangan ilmu pengetahuan, baik sebagai orang yang berilmu, orang yang mencari ilmu, orang yang mengembangkan ilmu ataupun orang-orang yang memberikan pasilitas kepada mereka, sehingga Islam telah melahirkan banyak para ilmuawan brilyan kelas dunia menurut bidang spesialisasinya masing-masing yang menjadi referensi dunia sampai sekarang.
Diantara mereka yang tekenal adalah al-Jabar, al-Biruni, Ibn. Hayyan, Ibnu Rusyd, Ibn. Sina, al-Farabi, al-Ghazali, Ibn. Khaldun dan banyak lagi lainnya yang telah menjadi bintang-bintang dunia keilmuaan. Uniknya mereka tidak hanya menguasai ilmu-ilmu dunia seperti fisika, matematika, biologi, kimia,
sosiologi-antrofologi, geografi dan sejenisnya, namun pada saat yang sama mereka adalah para ahli agama Islam yang menghafal al-Qur’an dan al-Hadits, menguasai fiqh dan lainnya, bahkan diantara mereka ada yang menjadi Qadhi (hakim agama) bahkan Mufti (pemberi fatwa agama). Ini dapat terjadi karena Islam dengan sistim pendidikannya yang terpadu tidak pernah memisahkan antara ilmu agama dengan ilmu dunia sebagaimana dikenal masyarakat modern yang sekuler. Islam menekankan pada para pengikutnya, ajaran dan perintah agama adalah landasan utama dalam mencapai kegemilangan dunia, sehingga para cendikiawan Islam pterdahulu adalah orang yang menguasai agama sekaligus menguasai ilmu dunia.
Sejak awal diturunkannya Islam telah memulai ajarannya dengan menyerukan proses pendidikan sesuai keperluan masyarakat waktu itu, jika pendidikan diartikan sebagai proses membangun dan mengembangkan sumber daya manusia. Perintah Allah yang paling pertama turun kepada Nabi
Muhammad adalah ayat yang memerintahkan untuk membaca (iqra’). Membaca dalam pengertiannya yang luas adalah salah satu proses terpenting dalam sistim pendidikan. Tidak ada umat yang mencapai kemajuan dan kebesaran tanpa melalui proses membaca. Membaca pengetahuan-teknologi, membaca diri, membaca lingkungan, membaca alam raya dan membaca apapun yang dapat membangkitkan peradaban manusia. Dengan perintah membaca ini, sejak awal Islam telah menempatkan dirinya sebagai agama yang hendak merangsang fitrah manusia, mendorong para pengikutnya agar menjadi manusia-manusia berpengetahuan, bahkan dengan jelasnya Islam memberikan ketinggian beberapa drajad kepada orang-orang beriman yang memiliki pengetahuan, sebagaimana dinyatakan al-Qur’an :
Allah akan meninggikan drajad orang-orang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa drajad . (al-Mujadilah : 11)
artikel dari www.scribd.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Thanx 4 your comment. . . .